Fransisca Irene Bagikan Kisah Inspiratif Awal Mula Bangun Beauty Store Abby n Bev
ABBY N BEV – Beauty event Bandung Femmiora Fest x Abby n Bev yang digelar pada 27 Desember 2025 di Braga City Walk, Bandung, sukses menghadirkan kisah inspiratif.
Tak hanya memberikan pengalaman event kecantikan yang interaktif, sesi talkshow bersama Fransisca Irene, Owner Abby n Bev juga berhasil menyita perhatian.
Dalam sesi ini, perempuan yang akrab disapa Cici, sekaligus ibu dari tiga anak, membagikan kisah inspiratif tentang perjalanan awal berdirinya Abby n Bev.
Abby n Bev Lahir dari Kebingungan Perempuan Memilih Produk yang Tepat
Di hadapan ratusan pengunjung beauty event Bandung tersebut, Cici mengungkapkan bahwa Abby n Bev tidak dibangun berdasarkan tren atau produk yang sedang viral.
Justru sebaliknya, brand ini lahir dari keresahan pribadi yang selama ini ia rasakan sebagai perempuan.
Menurut Cici, banyak orang membeli makeup dan skincare hanya karena viral di media sosial.
Padahal mereka tidak benar-benar memahami apakah produk tersebut sesuai dengan kebutuhan kulitnya.
Ia menambahkan bahwa kebiasaan ini sering berujung pada produk yang tidak terpakai dan hanya menjadi pajangan.
Tidak Perlu Banyak Produk, Asal Tepat
Dalam talkshownya, Cici menekankan pentingnya mengenali jenis kulit sebelum membeli produk kecantikan.
Ia menjelaskan bahwa ketika seseorang sudah memahami kondisi dan kebutuhan kulitnya, tidak perlu memiliki banyak produk atau shade.
Cici mencontohkan, seseorang cukup memiliki satu shade lipstik yang benar-benar cocok, daripada punya banyak shade tetapi tidak cocok.
Skin Analyzer Jadi Pembeda Abby n Bev
Berangkat dari pengalaman tersebut, Cici membangun beauty store Bandung Abby n Bev dengan konsep yang berbeda dari toko kecantikan pada umumnya.
Salah satu fitur utama yang dihadirkan adalah skin analyzer, yang memungkinkan pelanggan mengenali kondisi kulit sebelum membeli produk.
“Kalau beauty store lain, berlomba-lomba bikin sale dan produk viral tapi Abby n Bev itu beda.” kata Cici.
Ia menambahkan “Kita tuh punya skin analyzer, jadi sebelum membeli produk, pembeli bisa cek dulu kondisi kulitnya,”
Melalui pendekatan ini, Abby n Bev ingin membantu pelanggan membeli produk berdasarkan kebutuhan, bukan sekadar tren.
Abby n Bev sebagai Beauty Playground, Bukan Sekadar Toko
Dalam beauty event Bandung Femmiora Fest x Abby n Bev ini, Cici juga menegaskan bahwa Abby n Bev bukan hanya tempat berjualan atau menawarkan promo.
Ia menyebut Abby n Bev sebagai beauty playground, tempat pelanggan bisa bereksperimen, belajar, dan mengenal diri sendiri lebih dalam sebelum memutuskan membeli produk.
“We start with curated fun experience for you, a journey to know yourself and choose the right one for you, not just selling viral products.”
” Its a beauty playground for you to experiment, before you buy the products,” tutup Cici.
Konsisten Hadirkan Experience Lewat Event dan Campaign
Sebagai pembeda dari beauty store lain, Abby n Bev secara konsisten menghadirkan berbagai campaign dan event yang bersifat experiential.
Mulai dari Personal Color Analysis, Hairflix & Bodybliss (scalp check), Color Finder Make Over hingga berbagai aktivitas interaktif lainnya.
Pendekatan ini juga terlihat jelas dalam penyelenggaraan Femmiora Fest x Abby n Bev, yang sukses menjadi salah satu beauty event Bandung terbesar.
Talkshow inspiratif bersama Fransisca Irene tidak hanya memperkenalkan perjalanan Abby n Bev.
Tetapi juga memperkuat pesan bahwa kecantikan bukan soal mengikuti tren, melainkan soal memahami diri sendiri.
Melalui beauty event Bandung ini, Abby n Bev kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi ruang aman dan edukatif bagi siapa pun.