Kulit Kering Ternyata Ada 2 Jenis, Ini Perbedaannya Jangan Sampai Salah!
ABBY N BEV – Tahukah kamu ternyata kulit kering ada 2 jenis dan cara merawatnya pun berbeda.
Banyak orang mengira semua kulit kering itu sama. Padahal sebenarnya, kulit kering itu ada yang “kurang air” dan ada yang “kurang minyak”.
Kalau kamu salah memahami jenisnya, skincare yang dipakai bisa jadi tidak efektif, bahkan membuat kondisi kulit semakin tidak nyaman.
1. Dehydrated Skin: Kulit Kurang Air
Pertama, ada dehydrated skin, yaitu kondisi kulit yang kekurangan air (hidrasi).
Biasanya, kondisi ini bisa dialami oleh semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak.
Ciri-cirinya:
- kulit terasa ketarik setelah cuci muka
- tampak kusam dan kurang fresh
- garis halus terlihat lebih jelas
- T-zone masih bisa terasa normal atau bahkan oily
Karena itu, banyak orang sering tidak sadar kalau kulitnya sebenarnya dehydrated, bukan kering.
2. Dry Skin: Kulit Kurang Minyak (Barrier Lemah)
Berbeda dengan dehydrated, dry skin terjadi karena kulit kekurangan minyak alami (lipid) dan memiliki skin barrier yang lebih lemah.
Ciri-cirinya:
- tekstur kulit terasa kasar
- mudah mengelupas
- sering terasa perih atau sensitif
- lebih mudah iritasi
Selain itu, kulit dry biasanya membutuhkan perawatan yang fokus pada memperbaiki skin barrier, bukan hanya hidrasi.
Perbedaan Utama: Air vs Oil / Barrier
Agar lebih mudah dipahami:
- Dehydrated = kurang AIR
- Dry = kurang MINYAK + barrier lemah
Dengan kata lain, dehydrated butuh hidrasi, sedangkan dry skin butuh nutrisi dan perlindungan barrier.
Cara Simpel Menentukan Kebutuhan Kulitmu
Agar tidak salah, kamu bisa cek kondisi kulitmu:
- terasa ketarik tapi masih berminyak → kemungkinan dehydrated
- terasa kasar, perih, dan sensitif → kemungkinan dry skin
Dengan memahami ini, kamu bisa memilih skincare yang lebih tepat dan tidak asal layering produk.
Dapatkan rekomendasi skincare yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi jenis kulit di abbynbev.com situs belanja online makeup dan skincare.